Sampai musim kompetisi tahun 2016 ini berakhir di Valencia, Dani Pedrosa memang masih akan tetap membalap untuk tim Repsol Honda. Meskipun demikian ada media Spanyol yang menyatakan bahwa dia sebenarnya sudah menandatangani kontrak dengan Movistar Yamaha. Hanya saja sampai saat ini memang belum ada pernyataan resmi dari semua fihak yang terlibat. Jadi bagaimanapun untuk saat ini kebenarannya masih tetap layak dipertanyakan. Apakah sekedar gosip atau memang benar-benar fakta.

Dengan berakhirnya kontrak sejumlah pembalap papan atas di penghujung musim, MotoGP tahun ini memang sudah sejak awal musim diliputi rumor, yang kemudian menjadi semakin liar setelah Yamaha dan Valentino Rossi mengumumkan bahwa mereka sudah menyepakati perpanjangan kontrak untuk dua musim mendatang, 2017 dan 2018. Berita itu disusul dengan pengumuman hengkangnya pembalap asal Inggris, Bradley Smith, dari Monster Yamaha Tech 3 untuk kemudian menjadi pembalap KTM pada saat tim pabrikan itu memulai kiprahnya di arena MotoGP pada tahun 2017 mendatang.

Seolah menjadi puncak simpang-siurnya berita, Ducati mengkonfirmasi bahwa Jorge Lorenzo sudah mengikat kontrak untuk membalap di atas Desmosedici GP mulai tahun depan, yang artinya juga mengakhiri kebersamaan selama 8 tahun Lorenzo dengan Yamaha. Akan menjadi 9 tahun saat Lorenzo benar-benar melepaskan seragam birunya di akhir musim ini.

Putaran rumor semakin seru, sementara di sisi lain baik pembalap maupun manajemen tim justru lebih ketat menjaga mulut mereka. Apalagi yang menjadi topik utama selain pengganti Lorenzo di Yamaha.

Serunya pusaran rumor juga dibumbui dengan pernyataan-pernyataan yang justru lebih memperuncing spekulasi dari sosok-sosok yang dianggap “mengetahui sesuatu”. Salah satunya saat Valentino Rossi ditanya wartawan mengenai siapa pembalap pendamping yang diharapkannya, dia secara diplomatis menjawab bahwa dia hanya memikirkan balapan dan karenanya siapapun yang dipilih Yamaha untuk menggantikan Lorenzo tidak terlalu dipikirkannya. Meskipun begitu dia menambahkan bahwa Movistar sebagai sponsor utama Yamaha mengharapkan agar Yamaha tetap memiliki pembalap asal Spanyol.

Dua pembalap yang diyakini banyak kalangan merupakan kandidat terkuat pilihan yamaha, Vinales dan Pedrosa, keduanya berasal dari Spanyol. Jadi mungkin bagi Yamaha, yang manapun yang akhirnya terpilih tidaklah terlalu menjadi persoalan. Hanya saja konon, menurut kabar yang berhembus terbawa angin, Yamaha tidak akan mau mengeluarkan lebih dari 5 juta Euro untuk mendapatkan Vinales. Konon itulah angka yang ditawarkan Suzuki untuk mempertahankannya.

Sejumlah media Spanyol seperti El Pais dan MCN sudah menyebut bahwa Pedrosa-lah yang akan mendampingi Rossi tahun depan. Mereka menyatakan bahwa sudah pasti Pedrosa pindah ke Yamaha. Bahkan sebuah stasiun radio yang berbasis di Catalan, Cadena SER, menyarkan pernyataan dari seorang wartawan Spanyol bernama Nadia Tronchoni yang menyatakan bahwa pengumuman resminya akan dilakukan di Mugello.

Nama Dani Pedrosa sebetulnya baru belakangan dihubungkan dengan Yamaha, jauh setelah Vinales. Tetapi sepertinya kabar tersebut sangat cepat menguat. Salah satu penyebabnya diyakini adalah keberadaan Movistar yang saat ini menjadi sponsor utama tim Yamaha. Movistar merupakan sponsor tim Honda di kelas 125cc dan 250cc saat Pedrosa mengumpulkan 3 gelar juara dunia di kedua kelas tersebut. Saat Pedrosa naik ke kelas MotoGP bersama Repsol Honda, Movistar menganggapnya sebagai kehilangan aset yang paling penting.

Jadi pasti Movistar akan sangat senang mendapatkan Pedrosa kembali di tim Yamaha yang disokongnya. Sementara untuk Yamaha sendiri sepertinya melihat performa Pedrosa di lintasan juga lebih menjanjikan daripada Vinales. Terutama karena Pedrosa sudah sangat terbiasa dengan motor papan atas. Kalau sampai Pedrosa benar-benar meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sisi melankolisnya tidak akan jauh berbeda dengan Lorenzo. Pedrosa sudah bersama Honda sejak debutnya di kelas MotoGP di tahun 2006.

Hanya saja kalau Pedrosa yang kemudian masuk mendampingi Rossi, maka dari sekarang Yamaha harus sudah mulai menyiapkan dua pembalap muda sekaligus. Kemungkinan besar Rossi akan pensiun dari MotoGP saat kontraknya dengan Yamaha berakhir. Sementara itu kalau selama dua tahun kontraknya bersama Yamaha prestasi Pedrosa tidak cukup cemerlang, kemungkinan besar Yamaha tidak akan mau memperpanjang kontraknya. Jika skenario ini benar-benar terjadi, dua tahun yang akan datang Yamaha kemungkinan besar akan melepas kedua pembalapnya.