admin

Home/admin

About admin

This author has not yet filled in any details.
So far admin has created 23 blog entries.

Investasi Toyota untuk Mobil Listrik

Induk perusahaan Toyota menyiapkan dana sebesar 2 milyar dolar untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia dalam kurun waktu 4 tahun ke depan. Inisiatif inu akan diawali dengan mobil hibrid. Rencana tersebut diungkapkan Menko Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Panjaitan.

“Selama empat tahun berturut-turut mulai tahun 2019 kami akan terus meningkatkan investasi hingga 28,3 trilyun rupiah”, ungkap Presiden Toyota, Akio Toyoda, yang dikutip dalam keterangan pera resmi Kementrian tersebut minggu lalu.

Toyota sendiri menyatakan bahwa raksasa otomotif tersebut menargetkan pada tahun 2025 separuh dari penjualan globalnya akan terdiri dari mobil listrik.

Kesepakatan itu didapat dalam pertemunan antara bos besar Toyota dan Mentri Luhut yang digelar di Osaka, Jepang. “Kami yakin untuk melakukan investasi masif karena Pemerintah Indonesia memiliki peta pengembangan kendaraan listrik yang baik sehingga kami menilai Indonesia merupakan tempat tujuan investasi utama dalam bidang kendaraan listrik”, ungkap Toyoda.

Lebih lanjut Toyoda memastikan bahwa fihaknya berkomitmen untuk mengikuti peta perencanan kendaraan listrik yang disusun Pemerintah Indonesia dalam hal tahapan investasinya. Sebagai langkah awal Toyota akan mengembangkan kendaraan hibrid.

Di sisi lain, berita yang dilansir kantor berita internasional Reuters menyebutkan bahwa proyek mobil otonom Monet yang dibangun Toyota bersama SoftBank berencana untuk memmulai operasinya di Asia Tenggara tahun depan.

Pasokan Baterai

Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alam. Salah satu dari kekayaan alam Indonesia itu adalah bijih nikel laterit yang merupakan bahan utama untuk memproduksi baterai lithium-ion yang dipakai pada kendaraan listrik. Indonesia dengan cerdas memanfaatkan kekayaan alamnya ini untuk menarik pabrikan kendaraan.

Pejabat dan analis memperkirakan Indonesia yang saat ini merupakan basis produksi kendaraan kedua terbesar di kawasan Asia Tenggara akan menjadi pemain utama dalam produksi baterai lithium untuk memasok industri mobil listrik yang dipastikan akan terus berkembang.

Pada awal tahun 2019 Indonesia mulai menggodok program ekonomi yang menawarkan diskon pajak untuk industri mobil listrik dan produsen baterai. Program tersebut juga menawarkan tarif khusus bagi negara-negara yang memiliki permintaan tinggi terhadal kendaraan listrik.

Toyota bukan satu-satunya negara yang melirik potensi investasi mobil listrik di Indonesia. Diberitakan Reuters, raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor Co. juga berencana untuk memproduksi mobil listrik sebagai bagian dari komitmen investasinya dalam bidang otomotif di Indonesia  yang bernilai sekitar 880 juta dolar. Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2018, Mitsubishi Motors Corp. mengumumkan rencananya untuk bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia dalam riset untuk pembangunan infrastruktur yang akan dapat mengakomodasi kendaraan listrik.

Meskipun demikian, ambisi Indonesia untuk merajai industri mobil listrik dunia bukannya tanpa tantangan. Dunia menunggu seberapa cepat Indonesia dapat mewujudkannya. Tantangan terbesarnya terletak pada pembangunan industri baterai lithium yang memerlukan smelter nikel. Pembangunan smelter nikel melibatkan teknologi yang sangat rumit.

Honda CRV 7 Penumpang Hadir Tahun 2017 Ini

Honda CRV 7 penumpang sepertinya kehadirannya sedikit mengecoh banyak pemerhati otomotif. Rencana kehadiran SUV 7 penumpang dari Honda memang sudah di santer terdengar saat sejumlah berita melansir pernyataan eksekutif-eksekutif Honda yang menyebut bahwa pabrikan Jepang itu tidak akan membiarkan Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner bebas menguasai pasar. Namun sepertinya kebanyakan kita mengira Honda akan menghadirkan produk yang sama sekali baru, bukan mengubah produk yang sudah ada.

Tapi sekarang semuanya sudah jelas. Honda CRV 7 penumpang akan hadir sebagai penantang baru pasar SUV tanah air. Saat ini yang membuat Honda CRV tidak sekelas dengan Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner memang bukan hanya soal kapasitas penumpangnya saja. Rupanya Honda juga menyadari hal itu. Karenanya selain menambahkan satu baris bangku penumpang di belakang, ukuran Honda CRV 2017 juga dimelarkan. Wheelbase-nya memanjang menjadi 2700mm sehingga dari sisi ukuran badan akan kurang lebih seimbang.

Honda CRV 7 Penumpang

Tidak sampai disitu. Kita juga tahu bahwa Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner hadir dengan mesin diesel. Untuk sektor dapur pacu, Honda juga rupanya benar-benar menyiapkan lawan yang sebanding untuk masuk ke pasar yang sudah lebih dahulu dikuasai rival-rival tangguh sesama “ninja” tersebut. Untuk pertama kali dalam sejarah, Honda akan membenamkan mesin diesel ke bawah kap mesin Honda CRV.

Mesin Honda CRV Diesel 2017

Apakah Honda akan merelakan dirinya menjadi salah satu pemain di pasar SUV 7 penumpang? Pastinya tidak. Seperti biasanya, Honda pasti ingin merebut posisi pemimpin pasar. Untuk itu Honda membuat CRV 2017 tidak hanya sebanding dengan kedua kompetitornya itu tetapi juga menghadirkan keunggulan yang membuatnya bukan hanya sekedar berbeda merk dan model saja.

Mesin diesel Honda CRV 2017 bertajuk i-DTEC ini dirancang lebih hemat namun tetap bertenaga. Kapasitas mesinnya sendiri relatif kecil, hanya 1,6 liter alias 1600cc. Bandingkan dengan Mitsubishi Pajero yang mengusung mesin diesel berkapasitas 2500cc. Tapi dari kapasitas mungilnya itu, mesin diesel Honda CRV sanggup menghasilkan tenaga sebesar 160HP. Sebagai pembanding, dengan mesin berkapasitas 2500cc-nya Mitsubishi Pajero tipe Exceed dan GLX “hanya” memiliki tenaga 136PS (134HP). Sementara mesin berkapasitas 2400cc pada Mitsubishi Pajero tipe Dakkar yang berteknologi lebih canggih memiliki tenaga 181PS (178HP).

Dari sisi torsi, mesin diesel Honda CRV 2017 memiliki torsi 350NM yang dapat dicapai pada putaran mesin 2000RPM. Mitsubishi Pajero tipe GLX dan Exceed yang menggunakan mesin yang sama memiliki torsi 324NM yang dapat dicapai pada putaran 2000RPM. Sementara tipe Dakkar memiliki torsi maksimum 43oNM yang baru dapat dicapai pada putaran 2500RPM.

Jelas bahwa mesin diesel 1600cc milik Honda CRV 2017 jauh lebih tangguh baik dalam hal tenaga maupun torsi dibandingkan mesin diesel 2500cc milik Mitsubishi Pajero tipe GLX dan Exceed. Sementara itu mesin diesel milik Mitsubishi Pajero tipe Dakkar sedikit lebih baik dibandingkan dengan mesin Honda CRV 2017, tapi dengan kapasitas yang jauh lebih besar sehingga bisa dipastikan konsumsi bahan bakarnya juga jauh lebih tinggi.

Sektor transmisi juga menjadi salah satu keunggulan lain. Honda CRV 2017 akan hadir dengan transmisi otomatis CVT 9 percepatan. Lagi-lagi membandingkan dengan Mitsubishi Pajero, tipe GLX memiliki transmisi manual 5 percepatan, tipe Exceed dibekali transmisi otomatis 5 percepatan, sementara tipe Dakkar menggunakan teknologi paling canggih dibandingkan saudara-saudaranya, transmisi otomatis 8 percepatan.

Yang menarik adalah sistem pengendalian transmisinya. Untuk memilih posisi P, R, N, dan D tidak lagi menggunakan tuas tetapi menggunakan sistem tombol yang diadopsi dari mobil sport Honda Acura NSX. Versi yang akan segera muncul di Thailand dipastikan menggunakan sistem ini. Mudah-mudahan tidak dipangkas saat masuk ke Indonesia.

Mesin Bensin Honda CRV Turbo 2017

Sementara itu untuk mereka yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan mesin bensin bawaan Honda CRV yang memang tangguh dan nyaman dikendarai, Honda tidak meninggalkannya begitu saja. Selain mesin diesel, Honda juga menawarkan versi mesin bensin untuk CRV terbaru ini. Mengikuti jejak Honda Civic yang hadir dengan mesin lebih kecil tapi menawarkan tenaga lebih besar, Honda mesin bensin untuk CRV 2017 juga disokong perangkat turbo. Dengan hembusan turbo, mesin yang hanya berkapasitas 1500cc ini mampu menyemburkan tenaga 174HP.

Sebagai perbandingan, mesin berkapasitas 1500cc tanpa turbo yang dipakai Honda Jazz hanya mampu menghasilkan tenaga 120HP saja. Mesin Honda CRV “lama” yang masih beredar saat ini terdiri dari 2 tipe. Mesin berkapasitas 2000cc memiliki tenaga 155PS (152,8HP). Sementara mesin berkapasitas 2400cc memiliki tenaga 190PS (187.3HP).

Launching Honda CRV 2017 Indonesia

Meskipun kehadiran Honda CRV 7 penumpang sudah dikonfirmasi oleh petinggi-petinggi Honda, waktu peluncurannya masih belum terkonfirmasi. Tapi kabarnya sih memang tahun ini. Ya wajar saja, namanya juga Honda CRV 2017, kan nggak lucu kalau diluncurkannya tahun 2018. Kalau sampai saat ini jadwal launching Honda CRV 2017 Indonesia belum ada, sepertinya kita akan disalip negeri tetangga. Seperti dilansir situs Indianautosblog, Thailand sudah pasti akan me-launching Honda CRV 2017 pada tanggal 29 Maret mendatang.

Jangan berkecil hati. Toh jarak dari Thailand ke Indonesia tidak jauh. Hehehe. Soal ini ya memang kita harus berlapang dada. Pusat produksi Honda yang berlokasi di Ayutthaya, Thailand memang merupakan basis produksi Honda bukan hanya untuk kawasan Asia Tenggara tetapi juga India dan negara-negara lain di sekitarnya. Jadi sabar dan siapkan dana untuk menebusnya saja.

Triumph Street Cup, Indonesia Kapan?

Triumph Street Cup, Indonesia sepertinya akan segera mendapat giliran menyusul negara-negara lainnya. Sepertinya Triumph sangat menyadari trend sepeda motor akhir-akhir ini, dimana aliran retro-klasik semakin populer. Seperti kita ketahui, merk-merk lain juga menawarkan tipe retro-klasik, sementara Triumph Street Cup bukan satu-satunya model retro-klasik yang ditawarkan pabrikan asal Inggris ini.

Lineup retro-klasik lansiran tim design yang bermarkas di kota kecil bernama Hinckley ini termasuk sukses melahirkan model-model populer termasuk Bonneville T120 yang dinobatkan Rider Magazine sebagai Motorcycle of the Year tahun 2016 lalu. Sama-sama menganut aliran retro-klasik, Bonneville merupakan sebuah model bobber sementara seperti disebut sebelumnya Street Cup adalah model cafe racer. Selain itu ada juga model Street Twin yang mungkin bahkan lebih populer di kalangan biker pemula karena lebih mungil dan ringan dibandingkan Bonneville.

Jadi memang sebelum menghadirkan Street Cup, Triumph memang sudah sangat faham bahwa pasar untuk motor-motor bergaya klasik, sederhana,mudah dikendarai, dan harganya relatif murah memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Jadi tidak heran kalau tahun ini Triumph menghadirkan model yang merupakan turunan dari Street Twin. Hampir bersamaan dengan Street Cup, juga meluncur Thruxton yang memiliki aliran model yang sama tetapi berukuran lebih besar, memiliki performa lebih tinggi, dan tentunya bandrolnya juga lebih mahal.

Bonneville, Thruxton, Street Twin, dan Street Cup membawa kita ke tahun 60an dalam hal gaya, dengan menyembunyikan performa yang dihadirkan teknologi terkini.

Street Cup memiliki banyak persamaan dengan Street Twin. Rodanya, tangki bahan bakarnya, mesin yang dilabur warna hitam, bahkan banyak pernak-pernik yang juga sama persis. Perbedaan yang mencolok adalah buntut membulat mirip pantat tawon di bagian belakang jok yang merupakan ciri khas aliran cafe racer. Tapi kalau diperhatikan lebih detail sih banyak juga pernak pernik yang berbeda. Ada juga pernak pernik yang mirip dengan model-model lain seperti Thruxton R.

Kalau secara visual Street Cup nampak seperti adik Screet Twin, perbedaannya tidak hanya yang nampak secara visual. Sebagai model yang dihadirkan belakangan, Triumph juga menyematkan sejumlah penyempurnaan. Rancangan chasis yang berbeda dengan posisi duduk pengendara yang lebih tinggi dan lebih depan membuat Street Cup lebih mudah dikendalikan. Lebih baik? Mungkin lebih ke soal pangsa pasar. Triumph sepertinya lebih menyasar biker pemula yang keterampilannya belum benar-benar terasah. Rancangan chasis ini juga diimbangi dengan rancangan stang kemudi yang selain lebih menegaskan kesan retro juga lebih nyaman.

Meskipun lebih ditujukan untuk biker pemula, mesin yang digendong Street Cup tidak main-main. Mesin bertorsi tinggi dengan kapasitas silinder 900cc yang memiliki 2 silinder paralel ini memiliki tenaga yang sama dengan Street Twin. Di atas alat penguji, mesin ini sanggup menyemburkan 52.6  tenaga kuda pada putaran 6.000 RPM. Torsi pada roda belakang mencapai puncak sebesar 3.200 lb/ft. Rancangan knalpot yang lebih pendek dengan peredam lebih lebar diyakini sangat berperan dalam mendongkrak tenaga.

Tahun 1960-an pastinya masalah “putus kabel gas” sudah biasa. Tapi di Triumph Street Cup sudah tidak ada lagi karena mengaplikasikan teknologi ride-by-wire. Putaran gas di tangan tidak menarik kabel tapi ditangkap sebagai sensor dan diterjemahkan oleh sistem komputer. Rem depan sebagai penghenti laju utama digawangi kaliper berpiston ganda racikan Nissin yang menjepit piringan berukuran 310mm. ABS merupakan kelengkapan standar. Ada juga teknologi kontrol traksi yang tersemat pada roda belakang yang ditopang garpu berukuran 41mm dari Kayaba.

Triumph Street Cup sangat nyaman untuk turing. Bahkan saat melintasi jalan bergelombang sekalipun, bantingannya terasa lembut sementara pengendalian sama sekali tidak terganggu. Reaksi mesin terhadap betotan gas di tangan cenderung halus, tidak menimbulkan hentakan berlebihan, meskipun mesin yang dikendalikannya sangat bertenaga. Beberapa jurnalis otomotif yang sempat menguji motor ini menyatakan bahwa karakter Street Cup terasa terlalu lembut, kurang liar.

Launching Triumph Street Cup Indonesia

PT GAS yang menggawangi Triumph di Indonesia sekarang sedang mempersiapkan grand opening kehadiran Triumph di pasar tanah air. Konon dealer utama Triumph Indonesia di Jakarta akan dibuka secara resmi pada awal bulan Maret mendatang di kawasan Kemang. Fihak PT GAS menjanjikan bahwa pada saat grand opening itu, seluruh model Triumph sudah akan hadir sehingga para penggemar Triumph yang menantikan kehadiran Triumph Street Cup Indonesia dapat langsung membelinya saat itu.

Harga Triumph Street Cup di Indonesia

Soal bandrol harga Triumph Street Cup di Indonesia, fihak PT GAS masih enggan buka suara. Meskipun demikian kalau dilihat dari harga di Eropa dan beberapa negara lain yang sudah meluncurkannya seperti Malaysia, dikonversi ke dalam rupiah angkanya berada di kisaran 142 juta rupiah saja. Di Indonesia pastilah lebih tinggi karena ada komponen pajak dan lain-lain. Tapi dengan bandrol awal segitu, sepertinya Triumph Street Cup akan menjadi cafe racer termurah di pasaran.

Galeri Foto Triumph Street Cup 2017

Harga Triumph Street Cup Indonesia 2017Spesifikasi Triumph Street Cup Indonesia 2017Spek Triumph Street Cup Indonesia 2017Pricelist Triumph Cup Indonesia 2017Mesin Triumph Street Cup Indonesia 2017Kapasitas Triumph Street Cup Indonesia 2017Galeri Foto Triumph Street Cup Indonesia 2017

Spesifikasi Triumph Street Cup 2017

Berikut adalah spesifikasi ringkas Triumph Street Cup 2017 yang baru saja diperkenalkan. Kalau tertarik untuk mengetahuinya lebih detail lagi, silahkan langsung simak di website resmi Triumph.

  • Kapasitas mesin: 900cc
  • Jumlah silinder: 2
  • Jumlah katup per silinder: 4
  • Bore x stroke: 84.6 x 80mm
  • Sistem pendingin: air
  • Transmisi: kopling basah 5 percepatan
  • Jarak sumbu roda: 143,5 cm
  • Tinggi jok: 78 cm
  • Berat kosong: 200 kg
  • Kapasitas tangki: 12 liter

Yaris GRMN – Versi Gahar Toyota Yaris

Banyak para pemilik Toyota Yaris melakukan beragam upaya untuk mendongkrak performa tunggangannya. Apalagi kalau bukan untuk membuat mobil ini lebih garang penampilannya, lebih besar tenaganya, dan lebih kencang larinya. Tentunya dengan berbagai modifikasi dan penggunaan aneka perangkat aftermarket kita bisa membuat sedikit perubahan. Tapi itulah persoalannya, sedikit perubahan saja bisa memaksa kita merogoh saku cukup dalam. Coba saja tanya harga satu set saluran buang aftermarket alias “knalpot racing”. Produk dengan merk ternama harganya bisa puluhan juta dan hanya sanggup menambah beberapa tenaga kuda saja.

Mungkin karena memahami keinginan sebagian konsumennya akan Toyota Yaris yang memiliki performa lebih tinggi itulah makanya kemudian Toyota memperkenalkan Yaris GRMN yang disebutnya masuk ke dalam katagori “hot hatch”.

Apa itu hot hatch? Mobil mungil tanpa buntut seperti Toyota Yaris yang dikenal dengan istilah hatchback ini biasanya memang ditujukan untuk perjalanan pendek di perkotaan. Penggunanya kebanyakan remaja atau kaum hawa. Jadi wajar kalau memang tidak dibekali dengan performa gahar. Hot hatch ini merujuk kepada jenis mobil hatchback yang “melawan takdir”. Modelnya hatchback yang artinya mungil tanpa buntut, tetapi memiliki tampang lebih garang, tenaga lebih besar, dan kecepatan lebih tinggi. Lebihnya tentu bukan hanya sekedar 10-20 tenaga kuda.

Toyota konon sudah memiliki nama untuk versi gahar Toyota Yaris ini. Namanya Yaris GRMN. Konon GRMN yang sekilas terdengar seperti jejeran huruf acak di belakang nama Yaris ini merupakan singkatan dari Gazoo Racing Masters of Nurburgring.

Dengan facade yang didominasi airdam berbentuk segi tiga yang melebar memenuhi hampir seluruh bumper, tampangnya memang sangar. Di masing-masing sisi airdam terdapat kisi-kisi pendingin rem yang mengelilingi lampu kabut. Sedikit di atas bumper, lampu yang menyipit seperti mata elang membuat mobil ini meskipun mungil tapi mempunyai kecepatan yahud. Sementara bagian belakang meskipun tampak lebih polos tetap menyiratkan kesan dinamis dengan knalpot berbentuk trapesium yang bercokol di kolong bemper yang dihiasi diffuser. Selain bentuk dan ukurannya yang tidak biasa, posisi lubang knalpot ini juga tidak biasa karena berada di bagian tengah. Mengimbanginya, di bagian atas kaca ada tailgate diffuser berwarna senada dengan spoilernya, hitam.

 

Buritan Toyota Yaris GRMN

Tampang yang menyiratkan performa dari Yaris GRMN ini bukan hanya fitur visual semata karena memang benar-benar diimbangi dengan mesin yang bercokol dibalik kap mesinnya yang nampak imut menyerupai paruh burung. Mesin berkapasitas 1.8 liter (setara dengan sekitar 1800cc) ini bekerja dengan sokongan supercharger sehingga mampu memuntahkan tenaga sampai 210 tenaga kuda. Bandingkan dengan performa Toyota Yaris yang beredar di tanah air yang dengan mesinnya yang berkapasitas sedikit lebih kecil tepatnya 1496cc hanya memiliki tenaga sebesar 106 tenaga kuda saja, kurang lebih separuhnya.

Pastinya dengan performa yang sangat garang untuk ukuran sebuah mobil kecil, pengendara tidak akan mau membiarkan mobil mengatur lajunya sendiri. Yaris GRMN ini hanya tersedia dengan transmisi manual dengan percepatan yang lebih dinamis dari mobil biasa, 6 percepatan. Sementara untuk menjinakan lajunya terpasang rem dengan ukuran yang lebih besar dari Yaris standar. Sementara suspensi selain memiliki kemampuan lebih tinggi juga diturunkan sehingga pengendaliannya dalam kecepatan tinggi lebih akurat.

Toyota Yaris WRC

Konon Yaris GRMN ini terinspirasi dari Yaris WRC yang diturunkan dalam ajang adu kecepatan medan berat paling bergengsi, World Rally Championship alias kejuaraan rally dunia. Setuju atau tidak, silahkan disimak foto-foto Yaris WRC berikut dan bandingkan sendiri dengan Yaris GRMN.

        

Toyota Yaris Versi Eropa

Mungkin anda bertanya-tanya mengapa tampang Toyota Yaris GRMN maupun Yaris WRC tidak mirip dengan Toyota Yaris yang kita kenal di tanah air. Nah ternyata memang Toyota Yaris untuk beberapa pasar tertentu memang berbeda. Coba simak tampang Toyota Yaris versi Eropa berikut ini.

      

Honda Kini Juga Membuat Pesawat Terbang

Selama ini Honda memiliki kelebihan khusus dibanding pesaing-pesaingnya, karena mengusung merk yang sama, Honda bermain di dua medan, kendaraan roda 4 alias mobil dan kendaraan roda 2 alias sepeda motor. Sepertinya selain Honda, hanya Suzuki yang juga menggunakan merk yang sama untuk mobil dan motor.

Tetapi rupanya tanpa banyak publikasi Honda terus meoles impian lain selain memperbesar penguasaan pasar produk-produk otomotifnya, pesawat terbang. Menurut Michimasa Fujino, CEO yang turut membidani kehadiran Honda Aircraft Company, perwujudan mimpi Honda ini sudah dirintis sejak tahun 1986. Prototype pertama HondaJet mulai dirancang pada awal tahun 1990 sementara perusahaan yang khusus membidangi divisi penerbangan Honda secara resmi berdiri pada tahun 2006. Pesawat HondaJet terbang untuk pertama kalinya pada akhir tahun 2010.

Menjiwai filosofinya sendiri, the power of dream, perjuangan panjang Michimasa Fujino bersama Honda Aircraft Company akhirnya berbuah manis dengan terbitnya sertifikat FAA untuk HondaJet HA-420 pada tanggal 9 Desember 2015 lalu. Sebuah pencapaian yang langsung diikuti dengan produksi komersial.

Dibandrol dengan harga 4,85 juta dolar dengan berbagai opsi tambahan yang dapat mendongkrak harga sebesar sekitar 400 ribu dolar lagi, saat ini dari sekitar 100 unit yang sudah dipesan, 7 unit HondaJet HA-420 sudah dikirimkan kepada pembeli. Untuk memangkas waktu tunggu, Honda berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya ke kisaran 30-40 unit per tahun. Artinya memang pemesan masih harus menunggu cukup lama. Lalu layakkah menunggu begitu lama untuk memiliki sebuah HondaJet HA-420?

kokpit-pesawat-jet-hondatampang-depan-pesawat-jet-hondakabin-penumpang-pesawat-jet-honda

Spesifikasi HondaJet HA-420

HondaJet HA-420 masuk ke dalam klasifikasi pesawat jet ringan yang dalam istilah penerbangan internasional disebut light jet. Pesawat dengan bobot total maksimum – dengan penumpang, barang, dan bahan bakar penuh – seberat hampir 5 ton ini ditenagai oleh dua mesin turbofan bertipe HF120 yang dibuat oleh GE Honda Aero Engines. Penempatan mesinnya sendiri boleh dibilang unik. Kalau pada kebanyakan pesawat mesinnya digantung di bawah sayap, Honda justru memasang mesin HondaJet HA-420 ini di atas sayap.

Selain posisi mesin, hal lain yang juga cukup menarik perhatian dari tampang luar pesawat ini adalah winglet yang berukuran cukup besar di ujung sayap.

HondaJet HA-420 hanya memiliki kapasitas untuk mengangkut 4 penumpang saja, sementara tangki bahan bakarnya dapat menampung sekitar 1.3 ton bahan bakar di sekujur tubuhnya. Pesawat ini memang memiliki 4 tangki bahan bakar, selain satu tangki di masing-masing sayap, ada juga tangki di bagian tengah dan belakang pesawat.

Untuk sebuah pesawat kecil dengan 4 penumpang, ada cukup banyak tempat untuk menyimpan barang. Di belakang kompartemen penumpang ada ruangan seluas 1.6 meter kubik yang dapat menampung barang seberat sekitar 180 kilogram. Di dekat moncong ada juga ruangan kargo seluas sekitar 2.5 meter kubik yang dapat menampung hampir 100 kilogram barang. Hanya saja kedua ruang penampungan barang tersebut tidak bertekanan sehingga barang-barang yang perlu disimpan di tempat dengan tekanan udara normal harus dibawa ke dalam kabin.

Untuk ukuran pesawat kecil, HondaJet HA-420 memiliki jangkauan jelajah yang cukup luas. Dengan kecepatan maksimum 782 km/jam dan kecepatan jelajah 682 km/jam, pesawat ini dapat menjangkau jarak 2.234 kilometer sementara ketinggian terbangnya dapat mencapai 13.106 meter. Sebagaimana umumnya pesawat kecil, HondaJet HA-420 juga tidak menuntut landasalan panjang. Cukup 1,2 kilometer untuk take off, bahkan untuk landing jarak yang diperlukan kurang dari 1 kilometer.

Sebagai pesawat kecil dengan kapasitas penumpang sangat terbatas, HondaJet HA-420 dirancang untuk bisa diterbangkan sendiri oleh pemiliknya. Jangan membayangkan menerbangkan pesawat kecil seperti tokoh-tokoh petualang menerbangkan pesawat jadul. Honda justru memastikan bahwa keterampilan terbang terbatas tidak akan membahayakan dengan bantuan komputer dan sistem navigasi modern.

Nissan Serena 2016 Baru

Sudah cukup lama diketahui bahwa Nissan sedang mempersiapkan generasi baru kendaraan MPV menengahnya yang dikenal di pasaran sebagai Nissan Serena. Hal itu terkonfirmasi setelah semakin banyak hasil intipan kamera yang beredar termasuk brosur yang sudah lebih dahulu bocor sebelum dipublikasikan secara resmi. Akhirnya sosok Nissan Serena 2016 baru ini bisa benar-benar kita lihat, termasuk spesifikasi dan informasi lainnya. Sesuai harapan banyak penggemarnya, Nissan Serena terbaru ini membawa perubahan yang cukup signifikan, bukan hanya tampang tetapi juga kelengkapan dan spesifikasinya.

Tampang Nissan Serena 2016 jauh berbeda dengan penampikan Nissan Serena yang beredar saat ini. Mengimplementasikan design grill yang kini menjadi ciri khas baru mobil-mobil keluaran masda yang dikenal dingan sebutan V-motion two-slate grille, selewat saja memang Nissan Serena baru ini nampak lebih agresif. Apalagi gril baru itu dipadukan dengan model lampu depan yang bertumpuk ala Toyota Vellfire. Bahkan jika Toyota Vellfire hanya memiliki tumpukan dua garis lampu depan, Nissan Serena baru memiliki tiga, karena sedikit terpisah, lampu kabut di bagian bawah bumper juga dirancang dengan bentuk tipis memanjang.

Kali ini Nissan bereksperimen dengan memberikan paduan dua warna pada Serena terbaru, dimana mulai dari seputaran jendela sampai atap diberi warna hitam. Dengan seluruh pilar jendela berwarna hitam, atap mobil ini jadi seperti mengambang terpisah dari bodi meskipun sebetulnya tidak. Sementara itu sepertinya designer-designer Nissan ingin memberikan ruang pandang ke sekeliling yang lebih leluasa bagi penumpang dengan membuat pilar A lebih tipis. Sementara itu sepanyang bagian kiri body, menyambung dari lampu depan sampai ke belakang, terdapat tonjolan bodi sehingga dari samping mobil ini nampak seperti memiliki pinggang.

Di bagian buritan, kedua lampu belakang masih ditempatkan tinggi mengapit kaca belakang. Tetapi sepertinya Nissan ingin mempertahankan kesan atap mengambang sehingga bagian lampu belakang yang pada Serena sebelumnya memiliki model tinggi sampai ke atap, kini dibuat lebih pendek, hanya kira-kira setinggi separuh kaca belakang saja. Sementara itu kaca belakang terkesan lebih lebar dari yang sebenarnya karena terdapat panel berwarna hitam di bawah kaca belakang sebelum bersambung dengan bodi yang diberi aksen krom memanjang.

Sementara itu untuk varian Highway Star yang merupakan kasta tertinggi dari setiap tipe mobil Nissan, disematkan bodykit yang membuatnya tampilan keseluruhan Nissan Serena ini jadi lebih agresif. Semakin memperkuat karakter V-motion grille di bagian depan, untuk tipe HWS ini dipercantik dengan bilah krom yang cukup lebat mengikuti kontur V-nya. Di bagian sisi terpasang sideskirt yang membuatnya menjadi lebih “membumi”. Model velg khusus untuk tipe HWS juga memiliki design yang berbeda. Nah berbeda dengan trend yang berkembang selama ini dimana tipe standar memiliki spion berwarna hitam sementara tipe diatasnya memiliki spion yang dicat sewarna bodi, pada Nissan Serena 2016 ini justru terbalik. Spion tipe HWS berwarna hitam sementara untuk tipe di bawahnya, termasuk tipe standar, dibuat sewarna dengan bodi.

Sayangnya karena saat ini baru diperkenalkan di Jepang, informasi mengenai harga Nissan Serena 2016 belum ada, tentunya kecuali harga untuk di Jepang sendiri yang pastinya akan sangat berbeda dengan harga Nissan Serena 2016 di Indonesia saat Nissan memboyongnya ke tanah air, itupun kalau Nissan benar-benar melakukan launching Nissan Serena 2016 di Indonesia. Sebagai catatan, Nissan tidak memasukan Serena generasi ke-3 secara resmi ke Indonesia. Nissan Serena yang beredar di Indonesia saat ini adalah generasi ke-4. Apa yang akan dilakukan Nissan Indonesia untuk Serena generasi ke-5 ini? Fihak Nissan Indonesia belum memberi pernyataan resmi mengenai hal ini.

Interior Nisan Serena 2016

nissan-serena-2016-baru-5

Melongok ke bagian dalam, Nissan juga tidak hanya merubah tampilan tetapi juga menawarkan tingkat kemewahan lebih tinggi. Bagian atas dashboard yang lebih lebar memberi kesan lebih lega, sementara konsol panel indikator yang lebih lebar memberi kesan modern karena menampilkan semua indikator dengan jelas secara digital. Sementara itu setir yang pada kebanyakan MPV mewah dibuat gambot, pada Nissan Serena 2016 ini justru dibuat lebih sporty, memberi kesan dinamis dan mudah dikendalikan. Di bagian tengah dasboard, diapit lubang AC yang nampak manis dengan sentuhan warna silver, terdapat pengendali utama hampir semua fungsi mobil. Selain ada deretan tombol pengendali AC dan tombol start untuk menghidupkan mesin, tuas versneling dan rem tangan juga ada di sini. Sementara itu yang paling dominan adalah layar LCD yang tidak hanya berfungsi menampilkan tapi juga mengendalikan karena merupakan panel touchscreen.

Soal kenyamanan, Nissan sendiri mengklaim bahwa Serena baru ini memiliki interior paling lega di kelasnya. Sepertinya klaim pabrikan bukan hanya sekedar isapan jempol. Kelegaan interior Nissan Serena 2016 ini bahkan terasa sampai ke bagian yang pada kebanyakan MPV terpinggirkan, bangku baris ketiga. Yang unik adalah pada tipe HWS untuk membuka pintu belakang tidak lagi diperlukan keterlibatan tangan kita untuk menarik handle atau bahkan hanya menekan tombol sekalipun. Jadi saat tangan kita sibuk dengan barang bawaan yang ingin kita masukan ke dalam bagasi, kita tidak perlu meminta pertolongan orang lain atau menaruh barang sementara supaya tangan kita bisa dipakai untuk membuka pintu. Cukup dengan menggerakan kaki di bawah pintu, maka pintu belakang akan otomatis terbuka. Tentu syaratnya kunci pintar harus ada bersama anda, entah di kantung celana atau di dalam tas.

Agar penumpang tetap dalam kondisi prima meskipun dalam perjalanan jauh, Nissan menyematkan teknologi “Zero Gravity” yang tadinya hanya tersedia pada sedan mewah keluarannya, Teana. Soal teknologi “zero gravity” ini akan kita bahas khusus secara terpisah. Mungkin Nissan memberikan perhatian khusus pada profil konsumen mobil. Pemilik MPV kelas bawah seperti Toyota Avanza biasanya menyetir sendiri, maka kenyamanan jok depan menjadi prioritas, sebaliknya pemilik MPV papan atas seperti Toyota Alphard biasanya wara-wiri dengan disopiri, karena itu jok belakang menjadi priorits. MPV kelas menengah seperti Nissan Serena bisa kesana kemari, sebagian pemilik menyetir sendiri sebagian lagi disopiri. Karena itu Nissan memberikan perhatian yang sama pada design jok depan maupun belakang. Selain tingkat ergonomi yang sama, penggunaan teknologi “zero gravity” juga dilakukan pada jok baris depan da baris kedua.

Sistem Keamanan Nissan Serena 2016

Berbagai teknologi terbaru dalam hal keselamatan tersedia pada Nissan Serena 2016. Emergency braking system, lane departure warning, around view monitor, dan smart rearview mirror, merupakan fitur keselamatan standar yang tersedia pada semua varian. Sementara untuk lebih memudahkan pengemudi dalam berkendara, intelligent park assist dan PilotPRO, teknologi Nissan dalam upayanya mengembangkan mobil yang dapat mengemudi sendiri. PilotPRO tidak hanya dapat mengendalikan pedal gas seperti teknologi cruise control, tetapi juga dapat mengendalikan rem dan setir sekaligus.

Spesifikasi Nissan Serena 2016

Pada tipe yang baru saja diperkenalkan di Jepang, serena mengusung teknologi S-Hybrid yang ditenagai mesin MR20DD berkapasitas 2000cc. Memiliki 4 silinder dengan CVTV ganda, mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 147 PS pada putaran mesin 5600 RPM. Sementara torsi yang dapat dihasilkan adalah sebesar 210 Nm pada putaran mesin 4400 RPM. Tenaga mesin disalurkan pada ban dengan transmisi CVT Xtronic. Untuk menghemat bahan bakar, terdapat fungsi idling stop yang mematikan mesin saat kendaraan dalam kondisi berhenti dan alternator deselerasi yang menyimpan tenaga yang terbuang saat deselerasi untuk dipergunakan menyokong mesin saat akselerasi nantinya. Supaya mesin tidak menyedot bahan bakar terlalu banyak saat mulai bergerak, dipasang sebuah motor listrik berkapasitas 1.8 kW/200 A yang dapat memberikan tambahan pasokan 50 Nm selama satu detik pada saat mobil mulai bergerak dari keadaan diam.

Nissan juga menyatakan bahwa mereka menambahkan penguatan struktur pada area seputar pintu belakang. Nissan juga menyempurnakan sistem suspensi yang diklaim membuat mobil tetap terkendali saat melakukan manuver ekstrim seperti ngepot mendadak saat menyalip.

Foto Nissan Serena 2016

nissan-serena-2016-baru-1nissan-serena-2016-baru-3nissan-serena-2016-baru-4nissan-serena-2016-baru-5nissan-serena-2016-baru-6nissan-serena-2016-baru-7nissan-serena-2016-baru-9nissan-serena-2016-baru-10nissan-serena-2016-baru-11nissan-serena-2016-baru-12nissan-serena-2016-baru-13nissan-serena-2016-baru-14

Proyek Mobil Terbang Larry Page

Selama ini mobil terbang sepertinya baru sekedar impian dan imajinasi. Tetapi siapa tahu tidak lama lagi kendaraan yang selama ini baru bisa kita lihat pada film-film ber-genre futuristis itu akan mulai berseliweran di jalanan, eh di udara, oh keduanya. Salah satu langkah besar menuju terwujudnya impian mobil terbang dimulai di Silicon Valley oleh sebuah perusahaan rintisan yang dinamai Zee.Aero. Meskipun sangat tertutup, sebuah dokumen pendaftaran paten akhirnya menunjukkan bahwa Zee.Aero sedang mengembangkan sebuah pesawat terbang berukuran kecil yang dapat terbang dan mendarat secara vertikal, sebuah mobil terbang.

Meskipun demikian perusahaan itu tetap sangat tertutup. Para karyawan yang sempat ditanyai media mengatakan bahwa mereka memang dilarang memberikan keterangan apapun. Para karyawan bahkan diberi panduan khusus mengenai cara menghindar dari kejaran pertanyaan awak media. Sehingga informasi yang didapat mengenai Zee.Aero dan proyeknya otomatis hampir tidak ada, kecuali bocoran dari pilot-pilot amatir yang pernah melihat pesawat kecil berbentuk aneh yang terbang dari lapangan terbang setempat.

Zee.Aero Merupakan Proyek Mobil Terbang Milik Larry Page

Lokasi kantornya yang persis berada di sebelah kantor pusat Google di Mountain View, Calif, langsung memicu spekulasi karena Google diketahui sangat sensitif dengan properti di seputaran kantor pusatnya itu. Belakangan diketahui bahwa Zee.Aero tidak dimiliki oleh Google maupun Alphabet sebagai holding company yang membawahi perusahaan-perusahaan di dalam kelompok usahanya. Tetapi tidak berarti Zee.Aero sama sekali tidak ada hubungannya dengan Google. Zee.Aero dimiliki oleh salah satu pendiri Google, Larry Page. Seperti dilansir Bloomberg, segelintir orang di lingkaran dalam mengatakan bahwa Larry Page mendanai Zee.Aero dari sejak didirikannya pada tahun 2010 lalu dari kocek pribadinya.

Konon mobil terbang merupakan impian masa kecil Larry Page yang mendambakan moda transportasi udara yang tidak terikat dengan banyak hal seperti terbang dan mendarat di tempat tertentu apalagi harus terikat dengan jadwal dan terbang dengan ratusan penumpang lain. Sehingga pesawat yang memiliki ukuran dan fleksibilitas seperti sebuah mobil penumpang  merupakan sesuatu yang ideal. Bisa terbang dari mana saja, kemana saja, kapan saja, persis sebuah mobil. Bahkan jika mobil masih terikat oleh jalanan, mobil terbang tidak lagi terpaku dengan lajur beraspal itu. Dan sebagai seorang genius berkantong tebal, Larry Page memiliki kesempatan untuk mewujudkan impian masa kecilnya itu.

Larry Page sebetulnya sudah berusaha keras agar hubungan antara dirinya dan Zee.Aero tidak diketahui publik. Bahkan para pegawai Zee.Aero tidak diperkenankan menyebut namanya selain dengan kode GUS, the guy upstairs, yang artinya orang di lantai atas. Sebutan itu datang dari kondisi kantor Zee.Aero itu sendiri. Menempati bangunan seluas 30.000 kaki persegi yang berlantai dua, Larry Page menggunakan lantai atas sebagai ruangan pribadinya, lengkap dengan ruang kerja, kamar tidur, kamar mandi, bahkan koleksi pribadinya seperti lukisan-lukisan mahal dan sebuah mesin roket SpaceX hadiah dari sahabatnya, Elon Musk.

Konon akses ke ruangan Larry Page di lantai atas bangunan itu sendiri sangat dibatasi. Para karyawan baru mengetahui apa yang ada di lantai atas setelah semua isinya dikeluarkan karena operasional Zee.Aero yang semakin membesar membutuhkan ruangan yang lebih luas sehingga Larry Page memutuskan untuk merelakan ruangan pribadinya dijadikan ruang kerja.

Perkembangan Zee.Aero Saat Ini

Diberitakan Bloomberg bahwa Zee.Aero terus berkembang dan saat ini mempekerjakan hampir 150 karyawan. Karena sudah mulai melakukan uji terbang, fasilitas operasinyapun sudah pindah ke sebuah hangar di Hollister, sebuah lapangan terbang kecil yang berjarak sekitar 70 menit berkendara dari kantor pusat Google. Di Hollister Zee.Aero saat ini tengah melakukan uji terbang terhadap dua prototype yang mereka buat. Selain itu Zee.Auto juga menguasai sebuah fasilitas rekayasa pada pusat penelitian dirgantara dan antariksa Ames Research Center milik NASA.

Zee.Aero sendiri tetap berusaha menutupi sedapat mungkin. Lapangan terbang tersebut hanya beroperasi setiap hari kerja mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Sementara para insinyur Zee.Auto biasanya memilih menerbangkan prototype-prototypenya saat semua orang lain sudah pulang. Meskipun demikian, bagaimanapun sesuatu yang terbang ke udara akan mudah terlihat. Tidak heran kalau sejumlah pilot yang biasa bekerja di lapangan terbang Hollister sering melihat kemunculan prototype buatan Zee.Aero ini. Mereka menggambarkan kedua mobil terbang Zee.Aero memiliki bentuk berbeda. Yang pertama berbentuk ramping dengan kabin penumpang berbentuk seperti balon yang hanya dapat memuat satu orang. Untuk menggerakannya terdapat dua baling-baling di bagian belakang. Sementara protoype yang lain memiliki jejeran tiga baling-baling di masing-masing sisinya.

Meskipun mereka tidak mengetahui hubungan antara Zee.Aero dan Larry Page, orang-orang yang bekerja di lapangan tersebut meyakini bahwa perusahaan itu dimiliki orang yang sangat kaya dan cukup gila. Selain karena prototype yang mereka buat, Zee.Aero juga diketahui sangat memanjakan karyawan-karyawannya.

Larry Page Sangat Serius dengan Proyek Mobil Terbang

Selain Zee.Aero yang konon sudah menyedot lebih dari 100 juta dolar dari kantong pribadinya, Larry Page juga mendirikan Kitty Hawk. Sama-sama sangat tertutup, dari dokumen pendaftaran perusahaan diketahui bahwa Kitty Hawk dipimpin oleh Sebastian Thurn, orang kepercayaan Larry Page yang sempat memimpin divisi mobil otonom Google dan mendirikan divisi riset Google X. Baik Google, Larry Page, maupun Sebastian Thurn menutup mulut rapat-rapat mengenai Kitty Hawk.

Baru berdiri tahun 2015 lalu, Kitty Hawk memiliki sekitar selusin insinyur. Sebagian merupakan pindahan dari Zee.Aero, sebagian datang dari Aorovelo. Bloomberg juga mencatat Emerick Oshiro yang tadinya bekerja pada proyek mobil otonom Google dan David Estrada dari Google X sebagai kru Kitty Hawk. Aerovelo sendiri merupakan perusahaan rintisan yang menggondol hadiah Sikorsky Prize sebesar 250 ribu dolar pada tahun 2013 untuk keberhasilannya menciptakan helikopter bertenaga manusia yang sanggup melayang selama lebih dari 1 menit.

Sama-sama perusahaan rintisan, sama-sama berusaha membangun mobil terbang, alih-alih bekerja sama dengan Zee.Aero, Larry Page justru memposisikan Kitty Hawk untuk bersaing dengan Zee.Aero. Demikian tertutupnya dinding diantara kedua perusahaan tersebut, konon para insinyur Zee.Aero sering kali menebak-nebak apa yang kira-kira sedang dilakukan Kitty Hawk.

Masa Depan Mobil Terbang

Disokong kemampuan keuangan Larry Page yang sangat kuat dan puluhan insinyur cerdas, nampaknya impian akan hadirnya mobil terbang bukanlah sekedar angan-angan. Apalagi sudah banyak orang yang melihat prototype-prototype Zee.Aero benar-benar bisa terbang. Meskipun demikian hambatannyapun masih sangat banyak. Selain hambatan teknis pada akhirnya juga akan turut terlibat aspek-aspek dari sisi keselamatan bahkan peraturan pemerintah.

Honda Supra GTR 150 Adventure

Setelah meluncurkan model terbaru dari varian bebek terlarisnya di Indonesia, Supra GTR 150, pabrikan sepeda motor Honda tiba-tiba menyedot perhatian dengan memunculkan Honda Supra GTR 150 Adventure untuk para penyuka petualangan di alam bebas. Selama ini kendaraan roda dua berkarakter adventure biasanya hadir dalam model trail atau enduro. Yang terakhir ini adalah motor segala medan yang menggabungkan antara ketangguhan trail dan kenyamanan motor cruiser.

Tak tanggung-tanggung, yang melansir berita ini adalah sebuah portal berita otomotif global berbahasa Inggris, Autoevolution.

Menyodorkan dua buah foto nyata, Autoevolution menyatakan Honda Supra GTR 150 Adventure yang dijepretnya itu merupakan model yang dirancang Honda di Indonesia. Meskipun sama sekali belum ada tanda-tanda bahwa motor tersebut akan dipasarkan secara global, Autoevolution sepertinya sangat yakin bahwa model ini merupakan sesuatu yang akan sangat diminati pasar.

Sejumlah sumber berita menyebutkan motor segala medan yang dikembangkan dari Supra GTR 150 yang baru saja diperkenalkan Honda di Indonesia ini akan segera diproduksi, sementara sumber-sumber lain menyebutkan bahwa model tersebut hanya merupakan prototype yang artinya entah akan diproduksi atau tidak. Tapi dari foto yang tertangkap kamera, sepertinya motor ini sudah siap meluncur di jalanan, baik jalan mulus maupun lintas off-road.

Pertanyaan yang diangkat Autoevolution justru bukannya “Apakah Supra GTR 150 Adventure akan benar-benar diproduksi?” tapi justru “Apakah Supra GTR 150 Adventure akan dijual ke mancanegara?” karena Autoevolution meyakini bahwa peminatnya pasti akan sangat banyak.

Honda nampaknya cukup serius dalam menggarap versi adventure dari Honda Supra GTR 150 ini karena ubahannya bukan hanya sekedar kosmetik tetapi memang dipersiapkan untuk medan yang lebih berat dari sekedar aspal. Dasar arsitekturnya sendiri dirombak dengan memindahkan mesin ke dalam rangka. Meskipun performa mesin relatif sama dengan Honda Supra GTR 150 versi standar, untuk melahap medan berat ground clearance-nya ditingkatkan. Sementara ban menggunakan ukuran 17″ sehingga mudah melibas halangan.

Apakah seperti ini persis tampilannya kalau nantinya benar-benar diproduksi? Bisa jadi tidak, karena model yang tertangkap kamera nampak dijejali banyak produk aftermarket sehingga tampangnya benar-benar sangar. Pertanyaannya apakah mesin 150cc Honda Supra GTR 150 ini akan sanggup digeber melibas medan berat? Bisa jadi kurang, tapi kalau dibandingkan dengan Kawasaki D-Tracker yang juga dibekali mesin berkapasitas 150cc, sepertinya cukup berimbang.

Selain itu mesin yang sama juga dipakai di beberapa model motor sport terbaru keluaran Honda yaitu CB150R, CBR150R, dan Sonic 150R.

Bagaimana kalau ternyata Honda tidak benar-benar memproduksi Supra GTR 150 Adventure? Tidak perlu terlalu kecewa. Setidaknya foto ini dapat memberikan ide bagaimana kita bisa memodifikasi Honda Supra GTR 150 standar supaya bisa bukan hanya bisa tampil gahar tapi juga cukup tangguh di segala medan.

Anda tertarik untuk memilikinya? Bersedia menunggu sampai Honda benar-benar memproduksinya lalu gigit jari kalau ternyata tidak, atau lebih memilih membeli Honda Supra GTR 150 standar lalu menggelandangnya ke bengkel untuk langsung dimodifikasi?

Vinales: Besar Mulut Atau Memang Hebat?

Pada gelaran MotoGP di Mugello, Italia, akhir pekan lalu yang penuh drama, dua pembalap yang tidak terlalu diunggulkan start di baris depan mendampingi Valentino Rossi yang berada di pole position. Pembalap Suzuki yang tahun depan akan hijrah ke Yamaha, Maverick Vinales, berada di posisi kedua. Menyusul di posisi ketiga ada Andrea Iannone, pembalap Ducati yang tahun depan akan menggantikan Maverick Vinales di tim Suzuki. Selain Rossi, pembalap papan atas lain berada di baris belakang. Marc Marquez (Honda) di posisi keempat, Jorge Lorenzo (Yamaha) di posisi kelima, dan Dani Pedrosa (Honda) berada di posisi ke-7.

Tetapi belum habis satu putaran selepas start, semua pembalap yang tadinya memulai balapan berderet di baris pertama posisinya langsung melorot. Sebagai satu-satunya pembalap unggulan yang start dari baris depan, Rossi turun ke posisi kedua. Sementara kedua pembalap lain melorot lebih jauh lagi. Vinales turun ke posisi ke-11 sementara Iannone turun ke posisi ke-12. Sementara pembalap yang start di baris belakang justru merangsek ke depan, terutama Lorenzo yang menyodok dari posisi kelima menjadi yang terdepan.

Selepas lomba Vinales menjelaskan bahwa ada masalah elektronik yang menyebabkan motor yang ditungganginya kehilangan tenaga begitu balapan dimulai sehingga dia dapat dengan mudah dilewati 10 pembalap lain yang menyebabkan posisinya melorot dari kedua menjadi ke-11. Untungnya kemudian Vinales mampu kembali bersaing dan mengejar beberapa pembalap di depannya sehingga saat balapan berakhir dia sudah berada di posisi ke-6. Vinales sendiri menyatakan tidak mengetahui secara persis penyebab masalah yang dialaminya, tetapi masalah tesebut hilang setelah dia mengganti posisi gir.

Demikian yakin dengan kemampuannya sendiri dan tentunya performa motor Suzuki yang ditungganinya, Vinales menyatakan kalau saja dia tidak mengalami masalah di awal balapan, dia bisa mengakhiri lomba di atas podium. “Setelah saya melewati para pebalap lain, saya punya kecepatan yang sama dengan Jorge dan Marc. Dengan start yang bagus, saya bisa saja ada di depan sana,” ucapnya seperti ditulis detik.com. Lebih lanjut Vinales menjelaskan bahwa dia tidak bisa berbuat lebih banyak dan terpaksa puas dengan finis di posisi ke-6 karena kondisi bannya yang sudah terlalu parah untuk bertarung habis-habisan.

Benarkah demikian? Apakah bukan hanya keyakinan dirinya saja yang terlalu besar? Atau malah hanya sekedar mulut besar untuk menutupi rasa malu karena meskipun memulai balapan dari posisi kedua dia akhirnya hanya mengakhiri balapan di posisi ke-6?

Tidak perlu diragukan lagi, Vinales adalah pembalap yang sangat berbakat. Yang melihat itu bukan hanya orang awam seperti kebanyakan dari kita, buktinya Yamaha memilihnya untuk menggantikan kursi yang ditinggalkan Lorenzo. Performa Suzuki-pun layak diacungi jempol. Belum lama kembali ke arena MotoGP, Suzuki sudah kembali mampu bersaing dengan tim-tim papan atas meskipun belum benar-benar sejajar dengan dua tim unggulan, Yamaha dan Honda. Tapi apakah pernyataan Vinales tadi benar adanya?

Mari kita bandingkan dengan pembalap papan tengah lain yang memiliki nasib sama sialnya, bahkan lebih sial, di awal balapan tetapi dapat mengakhirinya dengan lebih gemilang. Dengan motor Ducati yang ditungganginya, Iannone memulai balapan dari posisi ketiga, sedikit lebih buruk dari Vinales yang memulai balapan dari posisi kedua. Selepas start, dengan alasan yang belum terungkap, Iannone juga terlempar ke posisi ke-12, lagi-lagi sedikit lebih buruk dari Vinales yang terlempar ke posisi ke-11.

Tetapi di akhir lomba, Iannone berada di podium, posisi ketiga persis seperti saat dia memulai balapan, sementara Vinales hanya berada di posisi ke-6.

Sama seperti Vinales, Iannone juga menyatakan bahwa dia memiliki kecepatan yang sebanding dengan Lorenzo dan Marquez. Detik.com menulis “Iannone percaya bahwa dia punya kecepatan untuk bersaing dengan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez”.

Sedikit analisa dengan logika bodoh saja. Iannone merasa punya kecepatan sebanding dengan Lorenzo dan Marquez. Dari posisi ke-12 dia berhasil finish di posisi ketiga, persis di belakang kedua pembalap yang disebut tadi. Rasanya sangat masuk akal. Bagaimana dia bisa mengejar dua pembalap di depan yang punya kecepatan seimbang dengannya sementara dia harus merangkak naik terlebih dahulu dari posisi ke-12?

Lalu coba kita bandingkan dengan Vinales yang juga menyatakan punya kecepatan yang seimbang dengan Lorenzo dan Marquez. Kenyataanya dia hanya bisa membawa motornya dari posisi ke-11 naik ke posisi ke-6. Karena awalnya Iannone berada di posisi ke-12, artinya ada satu titik dimana Iannone menyalip Vinales. Kalau demikian adanya, apa iya Vinales memiliki kecepatan yang seimbang dengan Lorenzo dan Marquez? Jelas-jelas Iannone saja jauh lebih cepat dari dia.

Tapi memang seringkali mulut besar merupakan bagian dari perang urat syaraf alias psywar dalam sebuah pertandingan. Di lintasan MotoGP kita mengenal beberapa pembalap yang cenderung rendah hati dan lebih memilih menunjukkan kemampuannya dengan prestasi, bukan dengan mulut. Sebut saja Casey Stoner dan Marc Marquez sebagai contoh. Tetapi banyak juga pembalap yang cenderung berusaha menekan mental saingannya dengan ucapan yang cenderung melebih-lebihkan. Mungkin inilah jalan yang dipilih Vinales.

Agak sulit melihat apakah prestasi Vinales sebasar mulutnya sementara dia masih mengendarai motor yang performanya sedikit dibawah. Kita tunggu tahun depan, saat dia membalap dengan motor yang dikenal sebagai motor paling hebat di MotoGP dan sudah memberikan pembalapnya bukan hanya kemenangan tetapi banyak gelar juara dunia.

Cara Memakai Kabel Jumper

Sebagus apapun mobil anda, sebaik apapun anda merawatnya, kemungkinan untuk mendapatkan masalah dalam perjalanan tetap ada. Umur mobil yang masih muda atau perawatan yang telaten memang dapat mengurangi kemungkinannya, tetapi tidak bisa menghilangkannya sama sekali. Itulah makanya menyapkan peralatan yang bisa membantu mengatasi masalah dengan mobil dalam perjalanan sangatlah penting. Kalau mobil anda sudah lanjut usia apalagi perawatannya juga alakadarnya, tentu keberadaan peralatan ini menjadi lebih penting lagi.

Mari sebut satu per satu peralatan untuk mengatasi keadaan darurat dengan mobil. Kunci roda? Dongkrak? Segi tiga pengaman (Bukan celana dalam lho ya!)? Senter? Sikring cadangan? Apakah anda menyiapkan kabel jumper di dalam mobil anda?

Bentuk Kabel Jumper

Kadang-kadang orang tidak cukup memperhatikan, jadi bukan karena katrok kalau banyak orang ternyata tidak tahu bentuk kabel jumper. Kalau sudah begitu apalagi mengetahui fungsinya. Kalau sudah begitu apalagi mengetahui cara menggunakannya.

Bentuk kabel jumper adalah … sesuai dengan namanya, yang namanya kabel pastilah panjang dan bulat. Halah! Tidak seperti kabel pada umumnya, kabel jumper biasanya berukuran cukup besar, kurang lebih sebsar jari tangan orang dewasa. Satu set terdiri dari dua kabel, satu berwarna merah dan satunya lagi berwarna hitam. Di kedua ujung masing-masing kabel ada capitan buaya berukuran cukup besar, cukup untuk menjepit jempol tangan. Masing-masing jepitan memiliki warna yang sama dengan warna kabelnya. Kabel jumper biasanya cukup panjang, sekitar 2 sampai 3 meter.

Fungsi Kabel Jumper

Fungsi kabel jumper adalah untuk “meminjam” aki dari mobil lain saat aki pada mobil kita sendiri terlalu lemah untuk menghidupkan mesin. Jadi kabel jumper ini diperlukan untuk menghidupkan mobil yang mogok akibat tenaga aki yang terlalu lemah, tidak cukup kuat untuk menghidupkan mesin. Artinya kalau mobil mogok karena sebab lain penyelesaiannya bukan dengan kabel jumper ini. Hanya saja memang konon secara statistik aki soak merupakan penyebab mobil mogok yang paling banyak terjadi. Jadi nggak usah banyak argumen, pastikan anda menyediakan satu set kabel jumper di dalam mobil anda.

Untuk mobil bertransmisi manual, mobil yang mogok akibat aki tekor bisa dihidupkan dengan cara didorong. Tapi pastinya untuk mendorong mobil sampai cukup cepat agar dapat menghidupkan mesin diperlukan beberapa orang. Apalagi kalau mobilnya cukup berat. Apalagi kalau medannya cukup berat seperti jalan jelek. Belum lagi malunya itu yang kadang-kadang sulit disembunyikan. Apalagi kalau tiba-tiba ada orang iseng tiba-tiba lewat sambil berteriak “Roti roti …”.

Sementara untuk mobil dengan transmisi otomatis, menghidupkan mesin dengan cara didorong selain pantang juga memang tidak bisa dilakukan. Berapa kilometerpun dia didorong tetap tidak akan bisa hidup mesinnya. Padahal sekarang populasi mobil bertransmisi otomatis ini semakin banyak.

Cara Menggunakan Kabel Jumper

Cara menggunakan kabel jumper sebetulnya sangat sederhana. Syaratnya hanya ada 2. Pertama anda harus punya kabel jumper. Kedua anda harus menemukan donor yang bersedia membantu, mobil lain yang memiliki aki cukup kuat. Kalau syarat pertama tidak anda penuhi dan anda cukup beruntung, mungkin si donor kebetulan punya. Kalau syarat kedua tidak terpenuhi artinya anda sial. Kalau kedua syarat tidak terpenuhi artinya anda sial banget. Tapi tidak perlu putus asa apalagi sampai bunuh diri, tinggal telepon derek aja.

Tapi ada syarat ketiga sih. Pastikan bahwa penyebab mobil mogok adalah karena akinya tekor. Kalau bukan itu penyebabnya, percuma anda punya kabel jumper. Percuma juga anda menyetop mobil lewat dan bermanis-manis memintanya menjadi donor.

Kalau ketiga syarat itu sudah terpenuhi, tinggal ikuti langkah-langkah berikut. Ikuti dengan cermat, karena meskipun sederhana, kalau tidak dilakukan dengan benar bisa mengundang bahaya.

  • Posisikan kendaraan berdekatan. Entah hadap-hadapan, bersebelahan, atau mencong, terserah. Yang jelas harus cukup dekat supaya kabel jumpernya nyampe. Jangan terlalu dekat juga, nggak boleh sampe bersentuhan, apalagi bersentuhannya sampe bonyok.
  • Pastikan kedua mobil dalam keadaan diam dan stabil. Mobil manual sebaiknya giginya dimasukkan. Mobil otomatis pastikan berada dalam posisi P. Matikan mesin kedua mobil, lalu buka kap mesinnya.
  • Ambil kabel merah, jepitkan satu ujungnya pada kutub positif aki mobil yang mogok. Kutub positif aki biasanya ditandai dengan tanda (+). Pastikan jepitannya kuat.
  • Jepitkan ujung kabel merah yang lain ke kutub positif aki mobil donor. Pasti sama, kutub positif bertanda (+), dan pastikan jepitannya kuat.
  • Lalu ambil kabel hitam dan jepitkan pada kutub negatif aki mobil donor. Kutub negatif bertanda (-). Pastikan jepitannya kuat.
  • Jepitkan ujung lain kabel hitam pada bagian mobil mogok yang terbuat dari logam, entah pada bodi mobil, chasis, atau mesin. Kondisinya harus logam telanjang, tidak terlapisi cat. Baut biasanya merupakan pilihan yang tepat.
  • Pastikan tidak ada bagian dari kabel yang bersentuhan dengan mesin kedua mobil.
  • Hidupkan mesin mobil donor dan biarkan selama beberapa menit, jangan dimatikan.
  • Hidupkan mesin mobil mogok dan biarkan selama beberapa menit, jangan dimatikan.
  • Melepas kabelnya urutannya berbalik dari saat memasang. Cabut ujung kabel hitam dari mobil yang tadinya mogok baru cabut ujung lain pada mobil donor.
  • Kemudian cabut ujung kabel merah dari mobil donor baru cabut ujung lain dari mobil yang tadinya mogok.
  • Disconnect the black jumper cable from the once-stalled engine. Then disconnect the black jumper cable from the booster car.
  • Remove the red jumper cable from the booster car. Then remove the red jumper cable from the once-stalled car.
  • Setelah proses ini selesai, biarkan mobil donor hidup selama beberapa saat sebelum dimatikan, untuk memastikan tenaga akinya sudah kembali terisi setelah dipakai untuk menghidupkan mobil lain.
  • Kalau mesinnya sudah hidup, sebaiknya mesin mobil yang tadinya mogok tidak usah dimatikan sebelum sampai di rumah atau bengkel, daripada nanti mati dan tidak bisa dihidupkan lagi.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.
Go to Top